AJI TAMENG WAJA

Bismillahirrohmanirrohiim,
Niat Ingsun amatek Aji Tameng Waja,
Klambiku Wesi Kuning, Sekilan Segemblok kandhele,
Ototku Kawat,
Balungku Wesi,
Kulitku Tembaga,
Dagingku Waja,
Kep-Karekep Barukut,
Kinemulan Waja inten Mekangkang
Sacengkal, Sakilan, Sadempu,
Sakehing braja datan nedasi,
Mimis bedhil nglumpruk dadi kapuk,
Tan tumowo ing badanku
Saka kersaning Allah,
Ya Qowiyyu, Ya Matiin … 3x.

Ajian Tameng Waja sudah dikenal sejak jaman
kerajaan nusantara, mulai dipopulerkan sejak jaman kerajaan Mataram dan Demak Bintoro, Orang yang menguasai ajian tameng waja akan memiliki kekuatan badan dan kekebalan dahsyat, ibarat tubuhnya dilapisi oleh tameng yang terbuat dari besi baja, sehingga seseorang yang menguasai ajian ini tidak akan mempan diserang dengan senjata tajam atau bahkan senjata api sekalipun.
Tetapi untuk menguasai ajian tameng waja ini tidaklah mudah, sebab diperlukan syarat dan lelaku yang sangat berat, seperti dibawah ini :
1. Pada awal bulan Muharrom (2 Suro) mulai menjalani puasa 40 hari tanpa putus, puasa ini dilakukan sebanyak 3x bulan Muharrom atau 3 tahun berturut-turut.
2. Selama menjalani puasa, setiap tengah malam habis sholat tahajjud membaca mantra rapalan Ajian tameng waja sebanyak 21x kali pada seember air yang selanjutnya digunakan untuk mandi keramas.
3. Selama menjalani puasa, setiap habis sholat fardhlu (Isya’) dilanjutkan dengan Sholat Sunat Taubat dan membaca istighfar sebanyak 1000x.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s